Bismillah.....................
Akan ada suatu pertanyaan yang selalu akan menyelinap dalam benak kita karena suatu hal belum kita ketahui sebelumnya, bertanya dan teruslah bertanya selama kau merasa perlu untuk bertanya dan jika pertanyaan yang akan kau lontarkan memang sesuatu yang tidak di ada-adakan karena suatu maksud yang tercela, entah itu menjatuhkan wibawa orang atau membuat orang lain sakit. Maka semua membutuhkan suatu filter untuk menentukan apakah setiap hal yang terlintas dalam benak kita itu memang pantas untuk dikeluarkan atau malah sebaliknya.
Hal yang paling mendasari akan semua hal di atas adalah kesadaran kita akan suatu akibat yang nantinya akan muncul sebagai bentuk 'efek samping' dari apa yang kita ucapkan ataupun lakukan, kesadaran akan suatu mudhorot yang pasti dan tidak mungkin untuk dihindari bila nantinya kita mengabaikan hal tersebut.
Bila sekarang saya sebutkan suatu benda contohnya korek api, maka hal yang pertama kali tergambar dalam benak kita adalah "api" karena memang sudah fungsi dari pada korek api itu adalah untuk mengeluarkan api. saya tidak ingin membahas banyak tentang apa itu hakikatnya korek api karena pasti itu akan keluar dari pada tema yang sedang saya bahas, namun dengan menyebutkan hal tersebut saya berharap pembaca bisa lebih gampang untuk saya ajak secara abstrak melihat contoh yang akan saya gambarkan.
Oke, sekarang coba seandaianya setiap orang ketika ingin mengucapkan sesuatu contohnya, maka dia harus menggiring langsung pikirannya kepada akibat dari apa yang dia ucapkan, sebagaimana dia sadar ketika memegang sebuah korek api dan ingin menyalakannya maka secara otomatis sebelum korek itu dia nyalakan, gambaran sesuatu yang terjadi setelah korek itu menyala sudah terpampang jelas di benaknya.
Namun terkadang kesadaran kita telah ditutup oleh gambaran gelap yang muncul dari jeleknya hawa nafsu kita.
Kita tak lagi menghiraukan mafsadat apa yang akan datang, mudhorot apa yang akan muncul, dan akibat buruk apa yang pasti terjadi. Yah memang hawa nafsu jelek pasti selalu menyuruh kepada kejelekkan.
“..sesungguhnya nafsu selalu menyuruh pada kejahatan..” (Yusuf: 53)
Namun ada juga nafsu yang menjadikan selamat yaitu nafsu muthmainnah tapi kebanyakan manusia lebih menuruti nafsu jeleknya..
"Hai nafsu muthmainnah (jiwa yang tenang), kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang redha dan diredhai, maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam Syurga-Ku" [Al Fajr : 27-30]
Oleh karenanya hal yang penting adalah iman, iman menjadikan kita selalu berfikir dan merasa takut akibat dari pada suatu perbuatan dosa yang dilakukan, seorang beriman pasti takut akan kemurkaan Robb-nya yang Maha Agung yang akan menimpanya nanti di kemudian hari. Karena kemurkaan Alloh berarti adzab-Nya.
Kesadaran akan hal tersebut menjadikan kita mempunyai sifat taqwa dan ihsan (beribadah kepada Alloh dan melakukan segala sesuatu seakan-akan kita melihat Alloh ataupun merasa selalu dilihat oleh Alloh).
Filter itulah yang seharusnya dimiliki oleh seorang mukmin filter itu adalah keimanan yang tertanam dalam hati. Bila filter itu hilang maka seseorang akan dengan mudah terjerumus kedalam hal-hal yang di haramkan.
Maka pantaslah bila Rosululloh mengatakan bahwa :"seseorang tidak akan berzina dalam keadaan beriman dan seseorang tidak akan meminum khomer dalam keadaan beriman........." (Al-Hadits)
Dengan kata lain seorang yang berzina atau meminum khomer berarti dia sedang dalam masa penurunan keimana bahkan kekosongan keimanan.
hmmmm nampaknya gambaran tentang akibat akan sesuatu sudah terlukis dalam benak anda, oleh karenanya bagi siapa yang belum beriman ya ssecepatnya beriman, dan bagi yang sudah beriman hendaknya mengupdate keimanannya, antivirus komputer saja harus selalu di update agar selalu dapat membunuh virus-virus yang pastinya akan menyerang.
Maka sekali lagi tanyakanlah diri kita sendiri dalam golongan yang manakah kita.
Oke see you next time.................
Asta'fiikum katsiron 'alaa kullil akhto'
(Mohon maaf bila ada kesalahan)
Walhamdulillah
Bukan Akatsuki

Tidak ada komentar:
Posting Komentar